top of page

Mengapa Saya Memilih Wix Studio untuk Membuat Portfolio

Writer: Agung Bahtiar
Agung Bahtiar
Jun 9
2 min read

Ketika mulai belajar web design, saya mencoba beberapa platform yang cukup populer seperti WordPress, Webflow, dan Wix Studio. Tujuan saya sederhana, yaitu membuat website portofolio yang profesional untuk menampilkan proyek, pengalaman, dan perjalanan belajar saya.


Latar belakang saya bukan berasal dari dunia IT atau desain. Selama lebih dari 12 tahun, saya bekerja di bidang Production Planning & Control, kemudian beralih ke Maintenance Planning. Karena itu, saya membutuhkan platform yang mudah dipelajari namun tetap mampu menghasilkan website yang modern dan profesional.


Setelah mencoba beberapa pilihan, saya merasa Wix Studio adalah platform yang paling sesuai dengan kebutuhan saya saat ini.


Mengapa Wix Studio?


Salah satu hal yang langsung menarik perhatian saya adalah editor visual yang intuitif. Saya dapat membuat layout website dengan lebih cepat tanpa harus menulis banyak kode.


Selain itu, Wix Studio memiliki fitur responsive design yang memudahkan proses penyesuaian tampilan untuk desktop, tablet, dan mobile. Fitur ini sangat membantu bagi saya yang masih dalam tahap belajar memahami struktur dan layout website modern.


Fitur CMS yang tersedia juga menjadi nilai tambah karena memungkinkan saya mengelola konten portfolio secara lebih efisien.


Membangun Portfolio Pertama


Portfolio ini bukan hanya tempat untuk menampilkan hasil pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana belajar.


Dalam proses pembuatannya, saya mempelajari banyak hal seperti:


  • Responsive web design

  • Layout dan spacing

  • Struktur konten

  • Integrasi CMS

  • User interface design


Saya juga membuat beberapa proyek konsep seperti website coffee shop, website travel, dan website portfolio pribadi untuk melatih kemampuan desain saya.


Tantangan yang Saya Hadapi


Tentu proses belajar ini tidak selalu mudah.


Memahami responsive layout, mengatur breakpoint, membuat dynamic page, hingga menghubungkan CMS membutuhkan banyak percobaan dan revisi.


Sering kali saya harus mengulang desain beberapa kali sampai mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang saya inginkan.


Namun dari setiap kesalahan tersebut, saya justru mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang lebih baik mengenai proses pengembangan website.


Langkah Selanjutnya


Saat ini saya masih terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang web

design, khususnya menggunakan Wix Studio dan Webflow.


Melalui website dan blog ini, saya ingin mendokumentasikan perjalanan belajar saya, membagikan pengalaman yang saya dapatkan, serta menunjukkan perkembangan proyek yang sedang saya kerjakan.


Semoga tulisan ini bisa menjadi awal dari banyak artikel yang akan saya bagikan di masa mendatang.

Comments


Web Designer & Data Visualization

bottom of page